BINUS University bergabung dengan Campuspreneur Kemendag, dukung penguatan wirausaha ekspor

BINUS University bergabung dengan Campuspreneur Kemendag, dukung penguatan wirausaha ekspor
BINUS dukung ekspor muda

Program Campuspreneur Kementerian Perdagangan memperluas jangkauan kemitraan perguruan tinggi dengan masuknya BINUS University sebagai peserta ke-25. Langkah ini memperkuat upaya pembinaan wirausaha muda berorientasi ekspor di tengah dorongan pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia.

Sorotan

  • BINUS University resmi bergabung dalam program Campuspreneur Kemendag, memperluas sinergi menjadi total 25 perguruan tinggi pada 25 September 2023.
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor 1.560 ton arang tempurung kelapa ke Tiongkok senilai USD 1,34 juta oleh FUTRA Export, binaan BINUS.
  • Kolaborasi diperkuat antara kampus dan Kemendag dalam pembinaan wirausaha muda, membuka akses pasar serta memperkuat ekosistem ekspor nasional.

Kolaborasi kampus dan Kemendag diperluas

Seperti disampaikan Kementerian Perdagangan Indonesia, sinergi dengan BINUS University dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang perdagangan pada 25 September di Tangerang, Banten. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor BINUS University Nelly dan Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim, serta disaksikan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi bergabungnya BINUS University dalam program Campuspreneur yang digagas Kemendag. Menurut dia, penambahan BINUS University membuat jumlah kampus yang telah onboarding dalam program tersebut menjadi 25 perguruan tinggi.

Nelly menyatakan pelaku usaha tidak hanya perlu memiliki produk yang baik, tetapi juga memahami pasar, mempunyai strategi dan jejaring, berani belajar, serta mampu menangkap peluang. Ia menilai kapasitas tersebut penting untuk mendorong pelaku usaha berkembang ke pasar global dan optimistis Campuspreneur dapat memfasilitasi peningkatan kemampuan itu.

Dampak terhadap ekosistem ekspor

Pada kesempatan yang sama, Budi Santoso juga melepas ekspor 1.560 ton arang tempurung kelapa ke Tiongkok senilai USD 1,34 juta, atau sekitar Rp23 miliar. Ekspor itu dilakukan oleh FUTRA Export, salah satu pelaku usaha binaan BINUS University.

Kehadiran pelepasan ekspor dalam rangkaian Campuspreneur menegaskan fokus program ini pada penciptaan wirausaha muda yang berorientasi pasar luar negeri. Bagi sektor perdagangan dan pendidikan, model kolaborasi semacam ini memperluas hubungan kampus dengan pembinaan usaha, akses pasar, dan penguatan ekosistem ekspor nasional.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang kolaborasi Kemendag dengan Tokopedia dan TikTok Shop lewat program Pilihan Busan, kami membahas peluncuran etalase khusus yang menampilkan ratusan produk UMKM Solo untuk memperluas jangkauan ke pasar digital. Artikel itu juga menyoroti strategi discovery commerce berbasis konten sebagai cara memperkuat distribusi dan daya saing produk lokal, sejalan dengan dorongan agar pasar domestik semakin diisi produk dalam negeri.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.