Bank Neo Commerce pastikan layanan tetap normal setelah izin referral saham dicabut

Bank Neo Commerce pastikan layanan tetap normal setelah izin referral saham dicabut
Layanan tetap normal

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Jumat, PT Bank Neo Commerce Tbk menyatakan operasional dan layanan nasabah tetap berjalan normal setelah Otoritas Jasa Keuangan membatalkan surat tanda terdaftar mitra pemasaran perantara pedagang efek kelembagaan Level I perseroan. Perseroan menegaskan keputusan regulator itu hanya terkait izin referral kepada perusahaan sekuritas untuk calon nasabah yang berminat melakukan transaksi saham, sementara fitur tersebut sampai sekarang belum diluncurkan oleh bank.

Sorotan

  • OJK mencabut izin referral saham Bank Neo Commerce (BNC), namun operasional dan akses layanan digital, reksa dana, bancassurance, serta emas tetap berjalan normal.
  • Program referral saham BNC masih dalam tahap pengembangan dan belum diluncurkan, sehingga pencabutan izin tidak berdampak pada produk dan layanan nasabah yang sudah tersedia.
  • BNC menegaskan komitmen pada tata kelola, kepatuhan, dan koordinasi dengan regulator, menyoroti pentingnya pemisahan lini bisnis berjalan dan pengawasan pada pengembangan layanan pasar modal.

Ruang lingkup pencabutan izin dan status layanan

Direktur Utama BNC Eri Budiono menyatakan pencabutan izin tersebut tidak memengaruhi seluruh kegiatan operasional yang saat ini sudah berjalan. Menurut dia, program referral itu merupakan bagian dari pengembangan layanan wealth management yang masih dalam tahap penyempurnaan dari sisi operasional, sistem, dan pengalaman nasabah. Karena belum diluncurkan, keputusan OJK disebut tidak mengganggu akses nasabah terhadap produk dan layanan yang sudah tersedia.

BNC menyebut layanan yang tetap dapat digunakan mencakup produk reksa dana, bancassurance, layanan emas, serta berbagai layanan perbankan digital lainnya. Perseroan juga menegaskan seluruh layanan digital tetap dapat diakses secara normal dan aman. Penekanan ini menunjukkan fokus bank untuk menjaga kesinambungan layanan inti di tengah tindakan pengawasan regulator pada area bisnis yang belum aktif.

Komitmen kepatuhan dan dampak bagi sektor perbankan digital

Manajemen menyatakan bank tetap menjalankan kegiatan usaha secara bertanggung jawab, prudent, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam setiap aktivitas operasional dan pengambilan keputusan bisnis, BNC menekankan penerapan manajemen risiko yang terukur serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan otoritas terkait. Perseroan juga menyatakan terus berkoordinasi aktif dengan regulator untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Bagi industri perbankan digital di Indonesia, penegasan ini memperlihatkan pentingnya pemisahan antara lini layanan yang sudah aktif dan inisiatif bisnis yang masih dalam tahap pengembangan. Langkah OJK terhadap izin referral saham menyoroti pengawasan pada integrasi layanan pasar modal dalam ekosistem perbankan digital. Di sisi lain, pernyataan BNC bertujuan menjaga keyakinan nasabah bahwa aktivitas perbankan harian dan produk investasi yang sudah berjalan tetap tersedia tanpa perubahan.

Kami sebelumnya melaporkan pencabutan surat tanda terdaftar PT Bank Neo Commerce Tbk sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (MPPE) kelembagaan level I oleh OJK. Dalam laporan tersebut, OJK menyatakan sanksi dijatuhkan karena perseroan tidak menjalankan kegiatan sesuai izin selama satu tahun, sehingga bank wajib menghentikan seluruh aktivitas sebagai MPPE dan menyelesaikan kewajiban administratif yang masih berlaku.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.