CIMB Niaga jaga rasio CASA di atas 70% untuk tekan risiko biaya dana
Kenaikan BI Rate menjadi 5,25% pada Mei 2026 mendorong bank menyesuaikan strategi pendanaan agar tekanan biaya dana tetap terkendali. CIMB Niaga merespons kondisi itu dengan memperkuat porsi dana murah, setelah rasio CASA per April 2026 mencapai 74,02% dari total dana pihak ketiga.
Sorotan
- CIMB Niaga menjaga rasio CASA di atas 70% untuk menekan risiko biaya dana di tengah persaingan perbankan yang ketat.
- Pertumbuhan CASA CIMB Niaga terbesar berasal dari giro non-retail korporasi, sedangkan tabungan tumbuh tinggi berkat payroll dan wealth management.
- Komposisi dana murah yang tinggi memungkinkan bank menjaga efisiensi biaya pendanaan dan melindungi margin saat suku bunga naik.
Sumber pertumbuhan CASA dan dampaknya bagi perbankan
Lani menyebut sumber pertumbuhan CASA CIMB Niaga paling besar berasal dari giro non-retail, terutama dari rekening operasional dan pengelolaan kas korporasi. Untuk tabungan, pertumbuhan tinggi datang dari layanan payroll dan wealth management.Komposisi dana murah yang lebih besar memberi ruang bagi bank untuk menjaga efisiensi biaya pendanaan saat suku bunga acuan naik. Di tengah kompetisi penghimpunan dana yang berpotensi makin ketat, kemampuan mempertahankan CASA pada level tinggi menjadi faktor penting bagi perbankan untuk melindungi margin.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang proyeksi kredit perbankan semester II-2026, kami membahas bagaimana pelemahan rupiah dan kenaikan BI Rate memengaruhi prospek penyaluran kredit serta biaya dana bank. Kami juga menyoroti bahwa transmisi kenaikan suku bunga acuan ke bunga kredit tidak berlangsung seketika karena bank mempertimbangkan likuiditas dan strategi pendanaan, sehingga kompetisi penghimpunan dana dapat semakin ketat.
- Forex
- Crypto