BGN hentikan sementara MBG saat libur sekolah, klaim efisiensi anggaran Rp3 triliun
Badan Gizi Nasional menghentikan sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis selama libur sekolah 22 Juni hingga 13 Juli 2026 sebagai bagian dari penyesuaian operasional tahun anggaran 2026. Langkah ini diklaim menghemat lebih dari Rp3 triliun karena unit SPPG yang tidak beroperasi selama periode tersebut juga tidak menerima insentif operasional.
Sorotan
- BGN menghentikan sementara distribusi MBG selama libur sekolah berdasarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 berlaku mulai 17 Juni 2026.
- Seluruh 27.820 SPPG tidak beroperasi maupun menerima insentif operasional pada masa penghentian sementara, sesuai ketentuan terbaru yang ditegaskan BGN.
- Efisiensi anggaran yang diklaim BGN akibat penghentian distribusi MBG selama 18 hari mencapai Rp3.004.560.000.000.
Rincian kebijakan penghentian sementara
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, kebijakan itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional SPPG pada saat periode hari libur dalam rangka penyelenggaraan program MBG Tahun Anggaran 2026 yang diterbitkan pada 17 Juni 2026.Wakil Kepala BGN sekaligus Juru Bicara BGN Agustina Arumsari mengatakan penghentian sementara distribusi MBG dilakukan untuk optimalisasi tata kelola operasional, efisiensi sumber daya, dan standarisasi program. Dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis, ia menegaskan BGN untuk sementara benar-benar tidak mendistribusikan MBG demi standarisasi tata kelola operasional dan efisiensi sumber daya.
Agustina juga menyatakan seluruh SPPG yang tidak beroperasi selama masa penghentian tidak menerima insentif operasional. Ketentuan itu ditegaskan di dalam surat edaran yang mengatur penyesuaian operasional selama periode libur sekolah.
Dampak anggaran bagi operasional SPPG
Menurut Agustina, setiap SPPG selama ini memperoleh insentif Rp6 juta per hari, termasuk unit yang belum beroperasi penuh karena jumlah penerima manfaat belum mencapai 3.000 orang.Dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi mencapai 27.820 unit dan masa penghentian selama 18 hari, BGN memperkirakan efisiensi insentif mencapai Rp3.004.560.000.000. Nilai penghematan itu menjadi dasar klaim BGN bahwa penghentian sementara MBG selama libur sekolah memberi ruang efisiensi anggaran yang signifikan.
Dalam liputan kami sebelumnya tentang rencana moratorium SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), kami mengulas perbedaan pandangan antara BGN dan pelaku usaha terkait dasar hukum serta potensi gangguannya terhadap operasional dapur MBG dan investasi mitra. Artikel itu juga menyoroti alasan BGN melakukan penataan persebaran fasilitas dan penguatan standar dapur sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran dan perbaikan tata kelola, termasuk perhatian pada layanan di wilayah 3T.
Berita Retirement Policies Terbaru
- Forex
- Crypto