Zurich Asuransi Indonesia catat nasabah muda naik hampir 10% hingga Mei 2026

Zurich Asuransi Indonesia catat nasabah muda naik hampir 10% hingga Mei 2026
Nasabah muda Zurich naik

Pertumbuhan nasabah usia 25-40 tahun mendorong PT Zurich Asuransi Indonesia memperkuat distribusi produk perlindungan melalui kanal digital dan aktivitas langsung ke masyarakat. Hingga Mei 2026, jumlah nasabah di segmen tersebut mencapai lebih dari 3,29 juta, sementara premi bruto dari kanal digital tumbuh lebih dari 7% secara tahunan.

Sorotan

  • Zurich Asuransi Indonesia mencatat kenaikan hampir 10% nasabah usia 25-40 tahun yoy hingga Mei 2026, melebihi 3,29 juta nasabah.
  • Kontribusi kanal digital terhadap Gross Written Premium Zurich Asuransi Indonesia naik lebih dari 7% yoy pada periode yang sama.
  • Zurich menawarkan Asuransi Kecelakaan Diri gratis untuk peserta Semasa Piknik 2026 dengan manfaat hingga Rp 50 juta dan dukungan literasi asuransi.

Ekspansi segmen muda dan kanal digital

KONTAN melaporkan, PT Zurich Asuransi Indonesia melihat kenaikan jumlah nasabah berusia 25-40 tahun hampir 10% secara tahunan hingga Mei 2026 menjadi lebih dari 3,29 juta. Direktur Zurich Asuransi Indonesia, Tini Nurianto, mengatakan pertumbuhan nasabah muda ikut mendorong peningkatan kontribusi kanal digital terhadap perolehan premi bruto atau Gross Written Premium, yang tumbuh lebih dari 7% yoy pada periode yang sama.

Tini menyatakan perusahaan memandang asuransi dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang hadir secara sederhana, memberi rasa aman, dan mendukung aktivitas sehari-hari. Menurut Zurich, kelompok usia 25-40 tahun cenderung memilih produk perlindungan yang menunjang mobilitas, seperti asuransi kendaraan bermotor roda dua, asuransi kecelakaan diri, dan asuransi kendaraan bermotor roda empat.

Dukungan literasi asuransi dan ekonomi kreatif

Untuk memperluas jangkauan ke segmen tersebut, Zurich berpartisipasi dalam Semasa Piknik 2026 yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta. Dalam kegiatan itu, perusahaan menghadirkan berbagai aktivitas interaktif dan edukatif mengenai pentingnya perlindungan asuransi.

Zurich juga memberikan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri secara cuma-cuma bagi tenant dan peserta aktivitas tertentu selama acara berlangsung. Manfaatnya mencakup santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan hingga Rp 50 juta, serta penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan hingga Rp 5 juta, dengan layanan ambulans turut disiagakan selama acara.

Tini menambahkan keikutsertaan Zurich dalam acara tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ekosistem ekonomi kreatif dan UMKM lokal, sekaligus meningkatkan literasi asuransi di masyarakat. Ke depan, perusahaan menyatakan terus mendorong berbagai inisiatif agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya proteksi dan merasakan manfaatnya secara langsung.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang dorongan OJK agar industri asuransi memperkuat kanal digital, kami menyoroti upaya memperluas jangkauan layanan sekaligus mendorong pertumbuhan premi, inklusi asuransi, dan literasi keuangan. OJK juga menekankan perlunya perlindungan konsumen, transparansi informasi, keamanan data, serta tata kelola yang baik agar pengembangan distribusi digital berjalan sehat dan berkelanjutan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.