Tokopedia jadi sorotan PHK, Said Iqbal minta TikTok jelaskan tanggung jawab dan dana investasi

Tokopedia jadi sorotan PHK, Said Iqbal minta TikTok jelaskan tanggung jawab dan dana investasi
PHK Tokopedia, TikTok Disorot

Gelombang pemutusan hubungan kerja di Tokopedia memicu tekanan baru terhadap TikTok setelah integrasi kedua entitas itu menjadi perhatian pemerintah di bidang ketenagakerjaan. Said Iqbal menyatakan perusahaan tetap harus memastikan pemenuhan hak pekerja, termasuk upah, pesangon, dan status hubungan kerja bagi 1.250 karyawan yang terkena PHK.

Sorotan

  • TikTok diminta Said Iqbal untuk menjelaskan tanggung jawab atas PHK karyawan Tokopedia setelah akuisisi dan suntikan dana sekitar USD1,5 miliar.
  • Said Iqbal akan mengunjungi kantor TikTok pada Selasa pukul 10.00 WIB guna menelusuri pemenuhan hak-hak 1.250 karyawan yang di-PHK.
  • Tekanan meningkat pada perusahaan teknologi agar transparan terkait pembayaran upah, pesangon, dan kewajiban ketenagakerjaan pasca-investasi besar di Tokopedia.

Rencana klarifikasi atas PHK dan investasi

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal menilai TikTok tetap bertanggung jawab atas PHK yang menimpa pegawai Tokopedia. Ia menyebut TikTok telah mengakuisisi Tokopedia beberapa waktu lalu dan karena itu hubungan tanggung jawab terhadap pekerja menjadi fokus yang ingin ia mintakan penjelasan langsung kepada manajemen.

Said mengatakan terdapat suntikan dana sekitar USD1,5 miliar, setara Rp23,4 triliun, dari TikTok untuk Tokopedia. Dana itu, menurut dia, akan ditelusuri penggunaannya untuk melihat apakah berdampak pada pemenuhan hak-hak pekerja yang terkena PHK.

Ia juga menyatakan akan mendatangi kantor TikTok pada Selasa pukul 10.00 WIB meski tanpa undangan dari manajemen. Menurut Said, langkah itu dilakukan agar negara hadir dalam memastikan kejelasan tanggung jawab perusahaan terhadap pekerja yang terdampak.

Dampak bagi hubungan industrial dan hak pekerja

Fokus utama yang diangkat Said mencakup pembayaran upah, kejelasan status hubungan kerja, pesangon, serta uang penghargaan masa kerja bagi 1.250 karyawan yang di-PHK. Ia mempertanyakan apakah hak-hak tersebut telah dipenuhi di tengah masuknya investasi besar ke Tokopedia.

Pernyataan itu menambah tekanan pada perusahaan teknologi yang melakukan restrukturisasi tenaga kerja setelah aksi korporasi besar. Dalam konteks Indonesia, isu ini dapat memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan perusahaan digital pada kewajiban ketenagakerjaan, terutama ketika perubahan kepemilikan dan pendanaan berlangsung bersamaan dengan pengurangan karyawan.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang PHK massal Tokopedia pasca penyesuaian organisasi oleh TikTok, kami menyoroti bahwa pemutusan kerja terutama terjadi di divisi R&D sebagai bagian dari restrukturisasi untuk menyelaraskan bisnis jangka panjang. Kami juga mencatat munculnya respons pemerintah dan DPR yang mendorong dialog serta langkah mitigasi agar hak pekerja tetap terlindungi dan dampaknya terhadap ekosistem UMKM dapat ditekan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.