KPK duga amplop Bupati Kuansing ke Menhut berisi dollar Singapura

KPK duga amplop Bupati Kuansing ke Menhut berisi dollar Singapura
Amplop dolar ke Menhut

Dugaan aliran uang dalam perkara yang menjerat Bupati Kuantan Singingi berkembang ke rincian bentuk valuta yang disebut ikut diberikan dalam pertemuan resmi di Kementerian Kehutanan. KPK menyatakan dana itu dihimpun dari 914 petani sebelum ditukarkan ke dollar Singapura dan diduga dimasukkan ke dalam amplop yang kemudian diserahkan kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Sorotan

  • KPK menyebut amplop yang diduga diberikan Bupati Kuansing Suhardiman Amby kepada Raja Juli Antoni berisi uang dollar Singapura dari 914 petani.
  • Raja Juli Antoni mengonfirmasi penerimaan dan pengembalian amplop dalam konferensi pers, memaparkan detail linimasa transaksi tersebut.
  • Pertemuan resmi antara Suhardiman dan Raja Juli terjadi 2 Juni 2026 di Kementerian Kehutanan, didokumentasikan surat permohonan, daftar hadir, dan notula.

Rincian dugaan uang dan sumber dana

Seperti dilaporkan Kompas.com, Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut amplop yang diduga diberikan Suhardiman Amby kepada Raja Juli Antoni berisi uang dalam bentuk dollar Singapura. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang tersebut berasal dari 914 petani, lalu ditukarkan ke SGD sebelum diduga diserahkan kepada Menteri Kehutanan.

Budi mengatakan penerimaan amplop itu juga telah dikonfirmasi oleh Raja Juli dalam konferensi pers pada pekan lalu, terutama terkait waktu penerimaan dan pengembaliannya. Ia menyebut menteri telah menjelaskan secara rinci linimasa kapan amplop diterima dan kapan kemudian dikembalikan.

Kronologi pertemuan di Kementerian Kehutanan

Dalam keterangan sebelumnya, Raja Juli menjelaskan audiensi dengan Suhardiman berlangsung secara resmi dan terbuka pada 2 Juni 2026 di Kementerian Kehutanan. Menurut dia, pertemuan itu diawali surat permohonan audiensi dari pemerintah daerah, dipublikasikan melalui media sosial, serta dilengkapi daftar hadir dan notula.

Raja Juli mengatakan setelah audiensi berakhir, Bupati Kuansing meninggalkan sebuah amplop tertutup. Ia mengaku langsung memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan amplop tersebut karena merasa tidak memiliki hak atas benda itu dan tidak mengetahui isinya.

Menurut Raja Juli, proses pengembalian amplop sempat tertunda karena penyesuaian jadwal kedinasan. Keterangan itu muncul ketika KPK mendalami dugaan aliran uang dari tersangka Suhardiman Amby kepada Menteri Kehutanan.

Dalam artikel kami sebelumnya, KPK mendalami dugaan pungutan terhadap 914 petani anggota KUD untuk pengurusan pelepasan Hutan Produksi Terbatas seluas 1.828 hektar di Kuantan Singingi. Dana yang dihimpun disebut sempat dikonversi ke dolar Singapura dan ditelusuri kaitannya dengan amplop yang diduga diterima Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, di tengah meluasnya penyidikan yang menjerat Suhardiman Amby.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.