Pertamina tambah armada truk tangki BBM untuk percepat distribusi nasional
Langkah penambahan armada truk tangki BBM ditempuh saat antrean panjang masih terjadi di sejumlah SPBU dan distribusi menjadi perhatian utama pemerintah. Skema ini mencakup dukungan pengemudi BKO dari TNI serta pengiriman pada dini hari agar pasokan bahan bakar lebih lancar di berbagai wilayah Indonesia.
Sorotan
- Pertamina menambah armada truk tangki BBM dan mengoptimalkan pengemudi melalui bantuan TNI untuk mempercepat distribusi nasional dengan penyaluran 24 jam.
- Distribusi BBM difokuskan pada waktu lalu lintas lengang, terutama dini hari, demi memastikan ketersediaan pasokan di SPBU pada pagi hari di seluruh Indonesia.
- Antrean BBM di Sumatera Utara akibat pemberhentian massal sopir tangki diatasi melalui personel TNI dan Polri sebagai pengemudi sementara dan pengawalan distribusi hingga perekrutan selesai.
Skema distribusi dan dukungan operasional
Seperti dilaporkan Kompas.com, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan Pertamina telah menyetujui penambahan armada baru untuk mengurai antrean BBM di SPBU seluruh wilayah Indonesia. Ia menyatakan kemampuan pengemudi juga dioptimalkan melalui BKO TNI, sementara penyaluran dijalankan 24 jam.Wahyudi menjelaskan distribusi dipusatkan pada waktu lalu lintas tidak padat, terutama pada dini hari, agar truk tangki tidak terhambat di jalan. Dengan pola itu, pasokan diharapkan sudah tersedia pada pagi hari sehingga pembelian BBM dapat berlangsung terus-menerus untuk menopang kegiatan ekonomi daerah.
Ia juga mengatakan pemerintah telah sepakat memperlancar alokasi BBM di setiap regional, khususnya pada titik dengan kepadatan tinggi dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, pasokan di titik-titik tersebut akan dipenuhi agar hambatan distribusi tidak berlanjut.
Gangguan sopir tangki picu antrean di Sumatera Utara
Tekanan pada distribusi sebelumnya muncul di Sumatera Utara, ketika Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyebut antrean panjang di sejumlah SPBU Medan tidak terjadi karena kelangkaan stok BBM. Ia mengatakan masalah utama berada pada distribusi dari terminal ke SPBU setelah terjadi pemberhentian massal terhadap pengemudi mobil tangki.Kondisi itu membuat sebagian kendaraan pengangkut tidak beroperasi maksimal untuk membawa pasokan ke SPBU. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kemudian berkoordinasi dengan Pertamina, TNI, dan Polri untuk menyiapkan pengemudi sementara, dengan personel TNI dan Polri direncanakan membantu mengemudikan mobil tangki sekaligus mengawal distribusi sampai perekrutan sopir baru selesai.
Bobby juga mengatakan persoalan distribusi tersebut berkaitan dengan masalah internal antara Pertamina dan para pengemudi mobil tangki. Bagi sektor hilir migas, langkah penambahan armada dan dukungan personel sementara menjadi upaya menjaga kelancaran pasokan BBM agar aktivitas transportasi dan ekonomi regional tetap berjalan.
Dalam liputan kami sebelumnya tentang gangguan distribusi BBM di Sumatera Utara, pemerintah melibatkan personel TNI dan Polri sebagai pengemudi sementara truk tangki Pertamina agar pasokan ke SPBU tetap berjalan. Kami mencatat antrean di Medan dan sekitarnya dipicu kendala operasional setelah pemberhentian massal pengemudi, sementara stok BBM disebut tetap aman, sehingga koordinasi difokuskan pada penguatan logistik hingga perekrutan sopir baru selesai.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto