Kejagung jadwalkan pemeriksaan Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus MBG

Kejagung jadwalkan pemeriksaan Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus MBG
Sony Sonjaya jalani pemeriksaan

Pemeriksaan terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, saat penyidik menindaklanjuti permohonan status justice collaborator dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis. Agenda ini menjadi bagian dari penilaian Kejaksaan Agung atas kelayakan permohonan tersebut di tengah penyidikan yang juga menyeret pejabat lain dalam program MBG.

Sorotan

  • Keamanan Agung menjadwalkan pemeriksaan Sony Sonjaya pada Kamis untuk menindaklanjuti pengajuan justice collaborator dalam kasus MBG.
  • Penyidik masih mengkaji dokumen permohonan justice collaborator Sony sebelum memutuskan kelayakan status tersebut sesuai mekanisme dan syarat yang berlaku.
  • Permohonan justice collaborator dari Sony berpotensi memengaruhi pengembangan kasus dan meningkatkan sorotan terhadap tata kelola serta pengawasan program MBG nasional.

Jadwal pemeriksaan dan proses penilaian JC

KOMPAS.com melaporkan, jadwal pemeriksaan itu disampaikan kuasa hukum Sony, Krisna Murti, yang mengatakan kliennya akan diperiksa penyidik Kejaksaan Agung pada Kamis. Ia menyebut belum ada kepastian apakah pemeriksaan dilakukan di ruang penyidik atau di rumah tahanan tempat Sony ditahan.

Krisna juga mengatakan belum memperoleh penjelasan rinci mengenai materi pemeriksaan. Saat ditanya apakah penyidik akan mendalami sejumlah nama besar yang disebut Sony, ia menyatakan hal itu kemungkinan terjadi, tetapi belum dijabarkan lebih lanjut.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung memastikan pemeriksaan terhadap Sony berlangsung pada pekan ini untuk menindaklanjuti pengajuan justice collaborator. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna mengatakan penyidik masih mempelajari dokumen permohonan tersebut sebelum memutuskan apakah status itu dapat diberikan.

Anang menjelaskan mekanisme pengajuan justice collaborator dimulai dari permohonan kepada penyidik, lalu dilanjutkan dengan kajian atas kelayakan pemohon. Penilaian itu mencakup apakah pihak yang mengajukan memenuhi syarat untuk memperoleh status tersebut dalam proses hukum yang berjalan.

Dampak perkara bagi penanganan kasus MBG

Dalam perkara ini, Sony telah ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung. Ketiganya diduga terlibat dalam pengaturan penunjukan yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam pelaksanaan program MBG.

Permohonan justice collaborator dari salah satu tersangka berpotensi memengaruhi arah pengembangan perkara, terutama bila penyidik menilai keterangan yang diberikan relevan untuk mengungkap peran pihak lain. Bagi tata kelola program publik, proses ini juga menambah sorotan terhadap pengawasan kemitraan dan penunjukan pelaksana dalam program pemerintah berskala nasional.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang perluasan penyidikan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kejaksaan Agung memperluas penelusuran dari tingkat pusat ke daerah dengan meminta kejaksaan daerah mengidentifikasi SPPG yang diduga bermasalah. Kami juga mencatat penyidikan berjalan dalam dua klaster—dugaan jual beli titik SPPG serta pengadaan barang dan jasa—serta adanya penambahan tersangka yang memperlebar cakupan pemeriksaan terkait tata kelola program.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.