MNC Sekuritas perluas edukasi pasar modal lewat SPM Level 2 di Bogor

MNC Sekuritas perluas edukasi pasar modal lewat SPM Level 2 di Bogor
Edukasi Pasar Modal Bogor

Di tengah pertumbuhan jumlah investor ritel di Indonesia, MNC Sekuritas menggelar Sekolah Pasar Modal Level 2 bersama GI BEI IBI Kesatuan Bogor secara daring pada Selasa, 23 Juni 2026. Program ini menjangkau sekitar 100 mahasiswa dan akademisi dengan fokus pada analisis teknikal serta manajemen risiko untuk mendukung keputusan investasi berbasis data.

Sorotan

  • MNC Sekuritas menyelenggarakan edukasi pasar modal SPM Level 2 di Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Bogor dengan materi analisis teknikal pada 2024.
  • Peserta mendapatkan pelatihan membaca grafik saham, mengenali tren harga, penggunaan indikator teknikal, serta pelatihan manajemen risiko dalam keputusan investasi.
  • Kolaborasi dengan praktisi industri seperti MNC Sekuritas dinilai meningkatkan literasi dan kemampuan praktis mahasiswa dalam menghadapi keputusan di pasar modal.

Materi analisis teknikal untuk peserta kampus

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen MNC Sekuritas dalam meningkatkan literasi pasar modal di kalangan generasi muda melalui kerja sama dengan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Bogor.

Dalam sesi tersebut, Head of Education & Community MNC Sekuritas Andri Muharizal memaparkan materi bertema “Mengenal Analisis Teknikal”. Peserta diperkenalkan pada cara membaca grafik saham, mengenali tren pergerakan harga, memahami level support dan resistance, serta penggunaan indikator teknikal yang umum dipakai investor.

Selain aspek analisis, peserta juga mendapat pembekalan mengenai pentingnya manajemen risiko dalam pengambilan keputusan investasi. Andri menyatakan SPM menjadi sarana untuk membentuk investor yang tidak hanya aktif bertransaksi, tetapi juga cerdas dan terlindungi, termasuk dalam memahami hak dan kewajibannya di pasar modal.

Dampak pada literasi investor muda

Kegiatan ini mencerminkan upaya industri sekuritas untuk menyeimbangkan kenaikan jumlah investor dengan peningkatan kualitas pemahaman pasar modal. Penekanan pada analisis teknikal dan pengelolaan risiko dinilai penting agar investor pemula tidak mengandalkan emosi saat mengambil keputusan transaksi.

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis IBI Kesatuan Sinta Listari mengatakan pemahaman pasar modal tidak cukup berhenti pada teori, tetapi perlu didukung kemampuan praktis untuk menganalisis dan menentukan keputusan investasi. Ia menilai keterlibatan praktisi industri sebagai narasumber memberi wawasan yang lebih komprehensif bagi mahasiswa karena menghadirkan pengalaman langsung dari dunia kerja dan industri investasi.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pertumbuhan penggunaan margin financing di PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, kami mencatat nilainya mencapai sekitar Rp120 miliar pada paruh pertama 2026 dan naik sekitar 100% dibanding awal tahun. Kami juga menyoroti bagaimana seleksi saham yang ketat serta pengawasan internal dilakukan untuk mengelola risiko, seiring minat investor memanfaatkan leverage pada saham-saham berkapitalisasi besar setelah koreksi. Konteks ini relevan dengan pembahasan edukasi pasar modal karena menegaskan kebutuhan pemahaman risiko saat mengambil keputusan transaksi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.