Ashutosh Sureka

Pemerintah setujui anggaran Rp100 miliar untuk pemulihan rumah sakit terdampak bencana Sumatera

Pemerintah setujui anggaran Rp100 miliar untuk pemulihan rumah sakit terdampak bencana Sumatera
Rp100 miliar untuk RS Sumatera

Pemerintah memperoleh persetujuan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk memulihkan rumah sakit yang terdampak banjir di Aceh dan wilayah Sumatera. Proses persetujuan untuk puskesmas masih tertahan karena rincian kebutuhan yang diajukan belum lengkap.

Sorotan

  • Pemerintah menyetujui anggaran Rp100 miliar untuk pemulihan rumah sakit terdampak banjir Aceh-Sumatera, turun dari usulan semula lebih dari Rp200 miliar.
  • Proses persetujuan anggaran untuk puskesmas berjalan lambat akibat minimnya rincian data yang diajukan ke Kementerian Keuangan hingga 25 Juni 2026.
  • Kementerian Kesehatan mempercepat koordinasi dengan dinas daerah agar sisa anggaran segera disetujui guna mendukung layanan kesehatan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Progres persetujuan anggaran pemulihan

Seperti dilaporkan Kompas.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan usulan anggaran pemulihan fasilitas kesehatan yang semula mencapai lebih dari Rp200 miliar kini baru disetujui sekitar Rp100 miliar, khusus untuk rumah sakit terdampak pascabanjir Aceh-Sumatera. Pernyataan itu ia sampaikan di Kementerian Kesehatan pada Kamis, 25 Juni 2026.

Budi mengatakan pengajuan anggaran untuk puskesmas berjalan lebih lambat karena data yang disampaikan ke Kementerian Keuangan belum cukup terperinci. Kondisi itu membuat masih banyak pertanyaan yang belum dapat dijawab dengan cepat dalam proses evaluasi.

Koordinasi daerah dan dampak layanan

Untuk mempercepat persetujuan sisa anggaran, Budi meminta Kementerian Kesehatan segera berkoordinasi dengan para kepala dinas kesehatan di daerah agar rincian kebutuhan segera dilengkapi. Ia menilai langkah itu juga menjadi peluang untuk memperbarui puskesmas dengan lebih baik dalam proses pemulihan.

Pemerintah kini berharap seluruh dokumen segera rampung agar sisa usulan anggaran bagi puskesmas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat segera disetujui. Percepatan pemulihan fasilitas kesehatan tersebut menjadi penting untuk mendukung pemulihan layanan kesehatan dasar dan rujukan di wilayah yang terdampak bencana.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung melalui penanganan pidana khusus periode 2020–2026, disebutkan total nilai yang berhasil dipulihkan mencapai Rp131,5 triliun berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Capaian terbesar terjadi pada 2026 sebesar Rp40,5 triliun dan menyoroti peran pemulihan aset—termasuk keterlibatan Badan Pemulihan Aset—agar hasil penegakan hukum benar-benar masuk ke kas negara.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.