Kejaksaan Agung lanjutkan pelimpahan tersangka Don Ritto dalam perkara TPPU Asabri-Krakatau Steel
Proses pelimpahan perkara korupsi dan dugaan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan PT Asabri-Krakatau Steel berlanjut di Jakarta pada Jumat siang. Don Ritto tiba di Kejaksaan Agung sekitar pukul 14.30 WIB setelah sebelumnya ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.
Sorotan
- Don Ritto, advokat dan tersangka kasus TPPU Asabri-Krakatau Steel, resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Agung bersama barang bukti.
- Penggeledahan di restoran de'Çlan milik Don Ritto menemukan uang tunai dalam rupiah, dollar U.S., dan dolar Singapura beserta dokumen.
- Kasus TPPU ini juga menyeret eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, yang dikenal pernah bekerja sama dengan Don Ritto.
Rangkaian pelimpahan perkara di Kejagung
Seperti dilaporkan Kompas.com, kedatangan Don Ritto ke Kejaksaan Agung menjadi bagian dari pelimpahan perkara korupsi dan TPPU yang juga melibatkan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.Ia tiba dengan mobil tahanan, sementara kendaraan taktis ikut mengawal pengangkutan barang bukti. Don Ritto kemudian masuk ke kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus di tengah desakan awak media yang meliput proses tersebut.
Profil tersangka dan barang bukti
Don Ritto diketahui berprofesi sebagai advokat dan menjadi tersangka dalam perkara korupsi serta TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah. Ia juga dikenal sebagai adik kelas Febrie saat menempuh pendidikan tinggi, dan keduanya diketahui pernah bekerja sama dalam pengelolaan restoran de'Çlan di Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan.Dalam penggeledahan polisi, restoran yang dikelola Don ditemukan uang tunai dalam rupiah, dollar U.S., dan dolar Singapura. Uang serta sejumlah dokumen itu disimpan di dalam brankas di balik lemari, meski Don Ritto membantah keterkaitan temuan tersebut dengan dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat dirinya dan Febrie.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang pelimpahan perkara korupsi dan TPPU Don Ritto ke Kejaksaan Agung, kami mengulas penyerahan tersangka beserta berkas dan barang bukti untuk penanganan lanjutan. Artikel itu juga merangkum skala penyitaan uang dan emas dari sejumlah lokasi—termasuk restoran de Clan dan rumah Febrie Adriansyah—serta menyoroti keterkaitan bisnis keduanya yang menjadi bagian penting dari penyidikan.
Berita Excellence Trade Terbaru
- Forex
- Crypto