DPR soroti arah fiskal 2027 saat Prabowo hadiri rapat paripurna

DPR soroti arah fiskal 2027 saat Prabowo hadiri rapat paripurna
Arah fiskal 2027 dibahas

Sidang paripurna DPR RI hari ini menjadi forum penting bagi penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal untuk RAPBN Tahun Anggaran 2027. Kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto dipandang menegaskan besarnya perhatian pemerintah terhadap arah kebijakan anggaran di tengah ketidakpastian global.

Sorotan

  • Presiden Prabowo hadir langsung dalam rapat paripurna DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF Tahun Anggaran 2027 sebagai dasar penyusunan APBN 2027.
  • Dokumen KEM-PPKF 2027 dirancang untuk memastikan postur APBN yang sehat dan berkelanjutan serta mengantisipasi risiko ekonomi domestik dan global.
  • Fokus kebijakan fiskal 2027 diarahkan pada pertumbuhan ekonomi inklusif, penciptaan lapangan kerja, penurunan kemiskinan, dan pemerataan manfaat pembangunan bagi masyarakat Indonesia.

Agenda fiskal 2027 dalam sidang paripurna

Seperti diberitakan Kompas.com, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan rapat paripurna kali ini terasa sangat spesial karena Presiden Prabowo hadir langsung untuk menyampaikan KEM-PPKF Tahun Anggaran 2027 di hadapan sidang. Pernyataan itu disambut tepuk tangan anggota dewan dan tamu undangan, sementara presiden merespons dengan menelungkupkan kedua tangan di dada.

Puan mengatakan KEM-PPKF Tahun Anggaran 2027 merupakan rancangan awal yang menjadi dasar penyusunan APBN 2027. Dokumen itu, menurut dia, memuat arah kebijakan ekonomi makro serta kebijakan anggaran pendapatan dan belanja negara.

Dampak bagi stabilitas dan kesejahteraan

Puan menilai dokumen tersebut tidak hanya terkait desain postur APBN yang sehat dan berkelanjutan, termasuk pendapatan negara, belanja negara, defisit, dan pembiayaan, tetapi juga berfungsi mengantisipasi berbagai risiko ekonomi dari dalam maupun luar negeri. Dalam pandangannya, peran strategis KEM-PPKF 2027 menjadi penting untuk menjaga stabilitas nasional saat ketidakpastian global masih berlangsung.

Ia berharap kebijakan fiskal yang sedang disusun mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkualitas. Menurut Puan, pertumbuhan itu tidak boleh hanya berorientasi pada kenaikan produk domestik bruto, tetapi juga harus menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan rakyat, menurunkan kemiskinan dan kesenjangan, memperkuat daya saing, serta memastikan manfaat pembangunan dirasakan merata oleh masyarakat Indonesia.

Puan juga menekankan bahwa kehadiran presiden dalam rapat paripurna ini menjadi momentum penting untuk menegaskan rancang bangun APBN 2027 diarahkan pada manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pembahasan awal KEM-PPKF 2027 di sidang paripurna DPR, kami mengulas bagaimana dokumen ini menjadi kerangka awal penyusunan APBN 2027 untuk membangun postur fiskal yang sehat dan berkelanjutan. Kami juga menyoroti penekanan DPR agar KEM-PPKF berfungsi mengantisipasi risiko ekonomi domestik dan global, dengan sasaran makro 2027 yang berpijak pada kesejahteraan riil masyarakat, bukan sekadar pertumbuhan angka.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.