Sinarmas Asset Management operasikan DPLK baru, bidik pertumbuhan peserta digital
Industri dana pensiun Indonesia bertambah dengan hadirnya DPLK Sinarmas Asset Management, yang diklaim sebagai DPLK pertama di negara itu yang didirikan oleh perusahaan manajer investasi. Izin operasional entitas tersebut terbit pada 5 Juni 2026, di tengah persyaratan modal kelolaan, dokumen, dan kesiapan teknologi yang menjadi hambatan utama dalam proses pendirian.
Sorotan
- Sinarmas Asset Management memperoleh izin DPLK dari OJK pada 5 Juni 2026 setelah memenuhi syarat asset under management minimum Rp 25 triliun selama tiga tahun.
- Sebagai DPLK digital, DPLK SAM menargetkan pertumbuhan peserta lewat aplikasi SimPensiun, kolaborasi dengan enam mitra, dan layanan 7x24 jam untuk menjangkau milenial, Gen Z, serta pekerja informal.
- DPLK SAM menargetkan aset kelolaan Rp 150 miliar dan 15.000 peserta pada 2026, didukung literasi keuangan, pemasaran digital, dan jaringan distribusi Sinarmas Asset Management dengan Rp 64,8 triliun AUM.
Tantangan perizinan dan syarat pendirian
KONTAN melaporkan, DPLK Sinarmas Asset Management telah memperoleh izin Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan surat nomor KEP-39/D.05/2026 per 5 Juni 2026. Ketua Dewan Pengawas DPLK SAM, Syarifudin Yunus, mengatakan salah satu tantangan terbesar dalam pendirian DPLK adalah memastikan perusahaan induk memiliki total dana kelolaan minimum Rp 25 triliun selama tiga tahun berturut-turut.
Ketentuan itu tercantum dalam POJK Nomor 35 Tahun 2024 tentang Perizinan dan Kelembagaan Dana Pensiun. Menurut Syarifudin, syarat tersebut menjadi penyaringan awal bagi manajer investasi yang ingin membuka DPLK, sehingga pihak yang belum memenuhi ambang aset kelolaan itu tidak dapat melanjutkan proses.
Ia juga menyoroti tantangan pada sisi dokumen perizinan, terutama persetujuan atas peraturan dana pensiun yang menjadi dasar seluruh praktik DPLK, mulai dari kepesertaan, usia pensiun, biaya, hingga pilihan investasi. Ketua Pengurus DPLK SAM, Stephanus Rudi Ok, menambahkan proses perizinan memakan waktu 14 bulan karena OJK perlu memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, sementara DPLK SAM menyiapkan 14 pedoman internal, lebih banyak dari rata-rata industri yang disebut sekitar tujuh sampai delapan pedoman.
Strategi digital dan target pertumbuhan
Sebagai DPLK baru berbasis digital, perusahaan kini berfokus menyerap peserta melalui aplikasi SimPensiun dan kerja sama dengan enam mitra, termasuk fintech, lembaga pelatihan, dan lembaga pendidikan. Strategi itu diarahkan untuk menjangkau segmen milenial dan Gen Z, sejalan dengan upaya memanfaatkan bonus demografi dan memperluas akses ke pekerja informal.Stephanus mengatakan optimalisasi layanan juga menjadi bagian penting dari strategi bisnis, dengan dukungan layanan 7 kali 24 jam di aplikasi. Pendekatan itu ditujukan untuk memudahkan peserta berinteraksi tanpa harus bergantung pada layanan pelanggan konvensional.
Pada 2026, DPLK SAM menargetkan aset kelolaan Rp 150 miliar dan 15.000 peserta. Target tersebut didorong melalui edukasi dan literasi keuangan, pemasaran digital, serta jaringan distribusi yang lebih luas.
Sinarmas Asset Management, sebagai pendiri DPLK SAM, tercatat membukukan asset under management Rp 64,8 triliun per Februari 2026 dari 34 produk reksa dana, DIRE, dan kontrak pengelolaan dana. Perusahaan juga melayani nasabah melalui 23 kantor cabang di seluruh Indonesia, yang memberi basis distribusi tambahan bagi ekspansi bisnis dana pensiun ini.
Peluncuran DPLK digital oleh PT Sinarmas Asset Management sebelumnya kami ulas sebagai sinyal menguatnya minat manajer investasi masuk ke bisnis DPLK sejak akses dibuka OJK, meski realisasinya masih terbatas. Dalam artikel tersebut, kami menyoroti bagaimana syarat minimal asset under management Rp25 triliun serta kebutuhan sistem administrasi dan tata kelola dana pensiun yang kompleks menjadi hambatan utama, sehingga periode balik modal cenderung lebih lama. Kami juga mencatat target awal DPLK berbasis aplikasi seperti SimPensiun untuk memperluas jangkauan ke pekerja formal maupun informal dan generasi muda.
Berita Retirement Policies Terbaru
- Forex
- Crypto