IHSG menguat pada sesi I, rupiah naik ke Rp18.098 per dolar U.S.

IHSG menguat pada sesi I, rupiah naik ke Rp18.098 per dolar U.S.
IHSG dan rupiah menguat

Perdagangan siang di Jakarta pada Selasa, 14 Juli 2026, menunjukkan penguatan pasar saham dan mata uang domestik di tengah aktivitas transaksi yang tetap ramai. IHSG naik 0,61 persen ke 6.074, sementara rupiah menguat 11 poin atau 0,06 persen menjadi Rp18.098 per dolar U.S.

Sorotan

  • IHSG sempat mencapai level tertinggi 6.084 dan terendah 6.002 pada sesi I perdagangan di Jakarta hari ini.
  • Volume transaksi mencapai 18,33 miliar lembar saham dengan nilai Rp10,14 triliun dan kapitalisasi pasar sekitar Rp10,5 triliun.
  • Asia Sejahtera Mina (AGAR) dan Prodia Diagnostic Line (PRDL) melesat 25,00 persen, sementara Indo American Seafoods (ISEA) naik 20,00 persen.

Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, indeks acuan saham Indonesia sempat menyentuh level tertinggi 6.084 dan turun ke level terendah 6.002 sepanjang sesi I perdagangan siang ini di Jakarta.

Volume transaksi mencapai 18,33 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp10,14 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 1,7 juta kali, sementara kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp10,5 triliun.

Penguatan emiten dan arah pasar

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 444 emiten menguat, 191 emiten melemah, dan 330 saham lainnya bergerak stagnan. Komposisi ini menunjukkan sentimen pasar pada sesi I cenderung positif dengan penguatan yang lebih luas dibandingkan tekanan jual.

Di jajaran top gainers, Asia Sejahtera Mina (AGAR) memimpin setelah melonjak 25,00 persen. Prodia Diagnostic Line (PRDL) naik 25,00 persen, sedangkan Indo American Seafoods (ISEA) menguat 20,00 persen.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang volatilitas IHSG pada awal perdagangan Selasa, indeks sempat menguat saat pembukaan ke 6.057 sebelum berbalik melemah ke 6.026 dalam semenit pertama. Ulasan tersebut juga menyoroti nilai dan volume transaksi awal, komposisi saham yang menguat-melemah, serta sektor dan daftar saham yang menonjol pada fase awal sesi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.